Ada Yang Lebih Penting Dari Maintenance Mesin. Kamu Wajib Tahu!

Teknologi Printer Direct to Garment ini membawa banyak keuntungan dari sisi bisnis; diantaranya proses produksi yang cepat, bisa bantu menekan inventory karena bisa proses on-demand dan tentu juga bisa menekan banyak biaya overhead.

Tapi tantangannya di bisnis DTG ini, secara teknis Maintenance Printer DTG cukup susah kalau dibandingkan mesin cutting polyflex dan sablon manual juga (tapi relatif ya). Korban-korbannya sudah banyak 🙁 Tapi percayalah, bisnis yang susah tapi potensinya besar itu sangat bagus buat kita. Kenapa? Karena entry barrier jadi cukup besar untuk pemain baru masuk ke industri yang sama dari sisi teknis.

Tapi, ada hal lain yg lebih rumit dari maintenance printer, hal lain di konteks yang lebih besar. Yaitu Workflow Management, bagaimana kita mengelola order dan koordinasi kerja tim, dari tahapan Customer Service ke pengiriman (ini bukan soal Customer Journey ya).

Sebagus apapun mesin yg kita punya tidak akan berdampak banyak, kalau pengelolaan ordernya tidak cukup bagus kan. Nah, ketika management order dan workflow lebih bagus, maka kita punya entry barrier atau competitive advantage yg lebih kuat lagi dari sekedar kerumitan mesin dan maintenance-nya.

Workflow management yang bagus tidak tercermin dari hasil produksinya saja, tapi bisa dilihat juga dari perencanaan/daftar produksinya. Di kami, daftar produksi itu disebut MPS = Master Production Schedule. Tim CS dan Pimpinan produksi menyusun MPS di H-1. Lalu paginya dievaluasi dan revisi jika diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *