Tips Penting Memulai Bisnis Clothing Dengan DTG

Dengan perkembangan teknologi inkjet printing yang semakin maju, industri printing DTG juga ikut berkembang. Semakin banyak orang yang suka dengan kaos print DTG karena tekstur sablonnya yang soft-feel alias halus dengan warna yang cerah dan vibrant. Ini membuat permintaan akan kaos print meningkat, terlebih teknologi print DTG memungkinkan pelanggan meminta custom desain.

Tak ayal, semakin banyak juga orang yang tertarik masuk ke industri kaos print DTG. DTG menjanjikan keuntungan yang besar, karena market-nya terus tumbuh, DTG juga menjanjikan operasional produksi yang ringkas, cepat dan fleksibel. Tapi benarkah, bisnis print DTG ini mudah dikelola dan layak diminiti semua orang?

Di artikel sebelumnya terkait Mengenal Mesin Printer DTG kita sudah membahas mesin printer DTG secara mendasar. Mesin DTG mempunyai kelebihan, namun sebaliknya dia juga memiliki kelemahan. Dan, kelemahan teknis itu wajib dipahami pagi siapapun yang ingin bermain di bisnis DTG.

Setidaknya ada dua aspek dasar yang wajib diperhatikan sebelum memulai bisnis clothing berbasis DTG.

Aspek Teknis 

  • Prinsip Kerja Mesin DTG. Kenali dan pahami fungsi fitur-fiturnya, penggunaan dan maintenance hariannya. 
  • Technologi Penunjang. Temukan tools yg bermanfaat untuk menunjang operasional bisnis, mulai dari aplikasi manajemen order, software RIP dan editor desain, aplikasi komunikasi-koordinasi tim dan aplikasi pengelolaan inventory.
  • Garment. Konsistensi hasil printing sangat ditentukan oleh kualitas garment-nya (bahan kaos). Penggunaan tinta and consumables lainnya juga sangat mempengaruhi konsistensi hasil dan level biaya operasional.
  • Pengetahuan dasar desain. Untuk memaksimalkan hasil printing, kualitas desain wajib diperhatikan. Itu sebabnya paling tidak kita sebagai pelaku bisnis DTG wajib paham pengetahuan dasar soal desain.

Aspek Business 

  • Marketing and Sales. Kompetensi di area ini wajib dimiliki opeh pebisnis. Tidak bisa ditawar, kita wajib bisa memahami dan menjalankan upaya marketing. Lebih dari itu, kita juga harus memiliki kemampuan sales funneling yang bagus. 
  • Workflow Management. Bagaimana cara menggabungkan semua aspek yang ada di bisnis? Kita perlu manajemen Workflow yg baik. Harus ada sistemasi untuk memberikan fondasi yang kuat bagi keberlanjutan bisnis kita. 

Tips dasar yang paling penting jadinya apa ya? Silakan berikan komentarmu kalau masih ada tips lainnya bagi para pelaku usaha bisnis DTG yang baru jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *